Inilah Kale, Si Ratu Sayuran

Anda pernah makan sayur daun kale? Jika belum, mulai sekarang cobalah untuk memakannya, karena daun kale memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan bermanfaat bagi tubuh.

Kale adalah jenis sayuran berdaun hijau yang tergolong dalam keluarga kubis seperti brokoli, kembang kol, kailan, dan sawi. Seperti saudara-saudara yang lainnya, kale mengandung berbagai vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Kale atau borecole masuk ke dalam spesies tanaman Brassica oleracea kelompok Acephala. Sayuran berwarna hijau dan ungu ini mengandung segala nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Satu gelas kale mentah mengandung 33 kalori, 3 gram protein, 2,5 gram serat yang membantu proses pencernaan, vitamin A, vitamin C, vitamin K, asam folat dan vitamin B yang penting untuk perkembangan otak, asam alpha-linolenic dan lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung, lutein, zeaxantin, fosfor, kalium, kalsium, dan seng.

Kale pantas menyandang nama ‘superfood’ atau ‘queen of vegetable’, sebab jika dibandingkan dengan bayam yang kaya nutrisi, kale masih memimpin. Di dalam kale terkandung kalsium dan protein yang lebih tinggi dari bayam. Satu porsi kale memiliki lebih dari empat kali lipat jumlah vitamin C dan lebih banyak vitamin A daripada bayam dengan porsi yang sama.

Sayuran ini memiliki banyak manfaat. Beberapa diantaranya adalah:

Pencernaan

Kale sangat tinggi serat, namun memiliki kadar kalori yang rendah dan kandungan lemak yang sedikit sehingga baik untuk pencernaan. Kale mengandung sedikit lemak, namun sebagian besar lemak di dalamnya adalah asam lemak omega 3 yang disebut alpha linolenic acid.

Pembentukan hemoglobin

Kandungan zat besi dalam kale sangat tinggi, bahkan melebihi kandungan zat besi yang ada di dalam daging hewani. Kandungan inilah yang dibutuhkan untuk proses pembentukan hemoglobin dan enzim pembawa oksigen ke seluruh tubuh.

Menyehatkan Jantung

Mengonsumsi rutin sayuran ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh yang berefek pada kesehatan jantung.

Mencegah kanker

Kandungan vitamin K, karotenoid, dan flavonoid dalam kale diperlukan untuk mencegah serangan dari aneka jenis kanker. Peningkatan jumlah vitamin K juga bisa mengurangi kemungkinan terserang Alzheimer.

Mengobati penyakit dalam

Penyakit seperti arthritis, asma, dan penyakit autoimun dapat diobati lewat kandungan senyawa anti inflamasi dan asam lemak omega 3 di dalam kale.

Membersihkan racun

Di dalam kale terkandung nutrisi isothiocyanates dan glucosinolates yang dapat membantu melawan hingga menghilangkan racun dari dalam tubuh.

Ada berbagai macam jenis kale. Ada kale yang berdaun keriting, kale berdaun datar, atau bahkan kale yang berwarna hijau kebiruan dan masing-masing jenis kale mempunyai rasa yang berbeda-beda. Anda bisa mendapatkan kale di pasar modern ataupun supermarket.

Konsumsi kale dalam kondisi segar atau mentah akan menjaga kandungan gizinya. Namun bisa juga mengolah sesuai keinginan, seperti ditumis dengan minyak zaitun, dibuat smoothie, atau dijadikan isi salad sayur.

Anda juga bisa membuat camilan sehat berupa keripik kale dengan cara menghilangkan akar kale dari batangnya, potong sesuai selera, tumis dengan sedikit garam dan lada. Kemudian panggang selama 10 hingga 15 menit pada suhu 200 derajat celcius.#