Penerima beasiswa meliputi pelajar berprestasi, pelaku budaya, guru, tenaga kependidikan, serta dosen yang mendapat kesempatan untuk melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri.

TOKOH INSPIRATIF – Setelah lama dinanti, program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) akhirnya dibuka. Beasiswa yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) ini ditujukan bagi siswa, tokoh budaya, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam rangka melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Menariknya, menurut penjelasan Menteri Nadiem Anwar Makarim, program BPI tidak hanya tersedia untuk jenjang pendidikan gelar, tetapi juga untuk pendidikan nongelar.

Telah ribuan anak bangsa yang menikmati program BPI. Sejak 2021 hingga 2022, BPI telah berhasil membiayai 6.236 penerima beasiswa yang saat ini sedang menjalankan studi di berbagai perguruan tinggi pada berbagai jenjang, baik di dalam maupun luar negeri. Sebanyak 89,1 persen penerima beasiswa menempuh studi di dalam negeri dan 10,9 persen menempuh studi di luar negeri.

Penerima beasiswa meliputi pelajar berprestasi, pelaku budaya, guru, tenaga kependidikan, serta dosen yang mendapat kesempatan untuk melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri.

Kemendikbudristek berkomitmen untuk meningkatkan kualifikasi tenaga pendidik melalui program beasiswa yang berpihak pada tenaga pendidik dan kependidikan, dan akan melakukan berbagai macam terobosan untuk menjamin ketersediaan akses beasiswa bagi siswa berprestasi dan insan budaya.

“Tunjukkan bahwa Anda adalah pembelajar sepanjang hayat yang selalu semangat belajar, berkarya, dan berkontribusi untuk Indonesia,” kata Mendikbudristek dalam keterangan tertulis Kemendikbud.

Dana pendidikan dan program dari BPI

Anton Rahmadi, Kepala Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi, menjelaskan mengenai rincian penerimaan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang terdiri dari dana pendidikan, dana pendukung, dan biaya pendukung bagi penyandang disabilitas.

Pendaftaran BPI untuk perguruan tinggi (PT) luar negeri berlangsung mulai tanggal 2-31 Mei 2023, sementara pendaftaran BPI untuk PT dalam negeri berlangsung pada tanggal 2 Mei hingga 30 Juni 2023.

BPI terdiri dari tujuh program bergelar, yaitu :

  1. Beasiswa Calon Guru SMK (S1)
  2. Beasiswa Pelaku Budaya (S1-S3)
  3. Beasiswa Indonesia Maju (S1-S3) secara mandiri
  4. Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik (S2-S3)
  5. Beasiswa Perguruan Tinggi Vokasi (S2-S3)
  6. Beasiswa Pendidik dan Tenaga Kependidikan (S2-S3)
  7. Dosen LPTK/Pendidikan Profesi Guru (S3)

Tahun ini, batas usia maksimal pendaftar program beasiswa BPI disesuaikan dengan dua peraturan, yaitu Permendikbud Nomor 27 Tahun 2022 dan Persesjen Kemendikbudristek No. 3 Tahun 2023.

Selain itu, program BPI tahun ini hanya tersedia untuk fresh intake, artinya para pendaftar tidak boleh sedang mengikuti program beasiswa lain. Bagi yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui kanal resmi seperti laman www.beasiswa.kemdikbud.go.id, surel helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id, dan media sosial @awardee_bpi.***

Sumber: goodnewsfromindonesia.id