Tahun 2023 Chat GPT booming diperbincangkan beberapa media sebab kecerdasannya yang mampu mengindeks dan memfasilitasi permintaan user.

TOKOH INSPIRATIF –  Chat GPT (Generative Pre-training Transformer) merupakan inovasi di bidang kepenulisan dengan format percakapan (conversation). Ini merupakan salah satu produk baru dari Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Chat GPT merupakan produk dari pengembang bernama OpenAI yang dinisiasi tahun 2018 dan berhasil dirilis pada tahun 2022. Namun baru pada tahun 2023, Chat GPT booming diperbincangkan beberapa media sebab kecerdasannya yang mampu mengindeks dan memfasilitasi permintaan user.

Kecanggihan produk ini dapat membaca keyword (kata kunci) yang diketik oleh pengguna dengan menyajikan informasi yang komprehensif.

Misalnya, user mengetikkan keyword yaitu, “definition of biology in 1000 words”. Maka, Chat GP akan merespon dengan memberikan informasi mengenai definisi biologi sepanjang seribu kata sesuai permintaan user.

Produk ini mendapatkan respon pro dan kontra berkaitan dengan perannya di beberapa bidang, misalnya kepenulisan, kreativitas ide, penugasan sekolah dan/atau kuliah, dan hal lain-lain.

Pro dan Kontra

Ada dua sisi pemanfaatan dari produk ini, yaitu sisi pro dan sisi kontra dengan penjelasan pendukung.

Melansir Tempo Institute, ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh pengguna terahadap produk ini, antara lain:

1. Kemudahan dalam menggali informasi

Sifat Chat GP yang seperti mesin pencari (perbedaannya produk ini lahir dengan desain chatbot dan mengakumulasi informasi lebih spesifik), menguntungkan pengguna dalam hal menggali informasi tertentu.

2. Membantu Memformulasikan Kerangka Berpikir

Melalui beberapa informasi yang dikumpulkan dari Chat GPT, pengguna dapat mulai menyusun kerangka berpikir mengenai topik tertentu

3. Membantu mengantisipasi adanya Writer’s Block

Produk ini tidak hanya menyajikan informasi seadanya. Melainkan, pengguna bisa request sekian kata untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Dengan adanya kemudahan ini, pengguna bisa request (permintaan) sekian kata untuk membahas mengenai topik tertentu. Dengan demikian, penulis dapat memeroleh ide baik itu style menulis, style konstruksi ide, maupun ide yang dikembangkan melalui narasi yang dikirim oleh Chat GPT.

Meski ada beberapa kemudahan dan kenyamanan yang ditunjukkan dari inovasi produk ini, Chat GPT juga menjadi hal yang meresahkan untuk beberapa kelompok seperti yang dinarasikan dalam platform Djuanda University, yaitu:

1. Lemahnya akurasi informasi

Akumulasi data yang diberikan oleh Chat GPT kepada user bersifat acak (random). Hal ini yang menjadi concern (kepedulian) bagi para pengguna untuk memeriksa ulang validitas informasi yang disajikan.

2. Chat GPT adalah Robot Percakapan yang Tidak Memiliki Emosi

Seberapa canggih Chat GPT, produk ini tetap sebuah chatbot yang memiliki respon kaku dan tidak memiliki emosi.

3. Potensi Cybercrime

Cybercrime (kejahatan siber atau kejahatan dunia maya) berpeluang terjadi pada produk ini. Mengapa? Karena adanya potensi penggunaan program algoritma yang tidak bermoral dan tidak etis.

4. Degradasi Kreativitas Menulis

Pada scope penugasan di instansi pendidikan, Chat GPT ini menjadi alternative bagi siswa atau mahasiswa dalam menyelesaikan tugas, baik berupa esai maupun artikel. Dalam hal ini, Chat GPT dapat menjadi bumerang terhadap kreativitas dan kapabilitas peserta didik dalam literasi dan menulis.

Dari dua respon di atas, Anda dapat mengambil pemahaman bahwa pada setiap inovasi teknologi baru, ada dampak negatif dan juga positif. Dalam menghadapi siklus ini, perlu kebijakan diri dalam menanggapinya.

Filter dalam penggunaan dengan mengakses informasi, selebihnya pengguna dapat dengan mandiri merujuk pada sumber valid dan terpercaya.

Cara Mengakses Chat GPT

Bagi yang berminat menjajal Chat GPT, berikut prosedur dari Info Komputer yang dapat diikuti:

  • Telusuri link https://chat.openai.com/, klik “login”.
  • Apabila belum memiliki akun di Chat GPT, Kawan dapat klik “sign up” untuk mendaftar dengan google account yang dimiliki.
  • Verifikasi akun yang Kawan daftarkan, proses ini dapat melalui WhatsApp atau SMS via pengiriman kode tertentu.
  • Selanjutnya, Kawan bisa login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
  • Silakan mencoba dengan mengetikan kata kunci sesuai dengan topik yang ingin dicari.

Itulah informasi mengenai Chat GPT, manfaat dan etika penggunaannya. Semoga membuka wawasan kita untuk menggunakan teknologi dengan lebih bijaksana.***

Sumber: goodnewsfromindonesia.id